Hati dan Pikiran

Hayo gengs gimana nih cara membedakannya baik saat emosi atau pun saat tenang bahagia???

Begini guys, hati itu beda dengan perasaan, karena kalau sudah masuk ke perasaan berarti sudah bercampur dengan pikiran sedikit. Hati itu bisa dikatakan Qalbu dan hati itu dibagi menjadi 2 yaitu berupa fisik dan spiritual. Bentuk fisik dari hati ialah penawar racun. Hampir sama fungsinya dengan hati dalam bentuk spiritual, kalau hati dalam spiritual berfungsi untuk lebih mendekatkan diri dan berkomunikasi kepada Allah. Jika hati sering dekat dengan Allah, apapun situasi dan kondisinya insyaAllah pasti kita bisa menyelesaikannya dengan tenang dan dewasa.

Nah jika pikiran itu umumnya selalu ada nafsu di dalamnya. Nafsu itu bisa berupa amarah, ambisi, cita-cita, keinginan, dll. Kenapa itu saya kategorikan masuk kedalam nafsu karena semua itu perlu adanya pengontrolan agar diri kita tidak kebablasan sampai lupa kalau ada yang lainnya. Banyak hal baik dan buruk yang ada di dalam pikiran kita. Nah gimana cara mengedepankan hal yang baik, yaitu dengan mengontrol dan mempelajari apakah itu sesuai dengan hati kita apa tidak. Eits hati yang jernih looo bukan dalam kondisi emosi.

Hati yang jernih akan menghasilkan sesuatu yang baik, dan hati yang jernih berasal dari diri yang tenang dan terkontrol

By : SuLtan_nganyeLin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s