Ketika Omongan Menjadi Kenyataan

Sungguh bahaya omongan yang spontan itu, dan akhirnya sering banget jadi kenyataan. Salah satu omongan saya ke mantanku yang terakhir ini ialah “aku nggak mau nanti kenyataannya sama seperti teman2mu yang hanya menjaga jodoh orang”. Hmmm tapi kenyataannya sekarang kejadian selama bertahun2 aku menjaga jodoh orang lain. Tapi ah sudahlah, sebagai pembelajaran yah jaga omonganmu terutama ketika emosi jangan mudah mengambil keputusan because it worst.

Banyak lagi dari perkataanku yang berakibat fatal saat emosi, tapi alhamdulillah aku yang sekarang tidak begitu lagi. Alhamdulillah terus berusaha memperbaiki diri setiap hari. Mungkin bagi para pembaca, perlu berpikir lagi sebelum berucap, terutama dengan orang yang sangat sensitif. Better you be carefull. Yah berusahalah saling mengerti dan memahami bagi yang sudah mempunyai pasangan. Perhatikan dia tanpa diminta, wujud perhatianmu juga akan berakibat baik buatmu. Pasti pasanganmu akan berbalik memperhatikanmu pula. Jaga orang-orang tercintamu dan jangan kalian kalahkan mereka dengan ambisimu. Pasangan yang akan menemani masa depanmu, orang tua yang telah merawat dan membesarkanmu, dan fokuslah pada mereka. Saudara kandung dan saudara lain merupakan pelengkap, mereka bisa pergi kapanpun dari kita maupun dari hati kita. Tapi orang tua dan pasangan yang tetap bertahan dengan kita sejelek apapun kita.

“It’s the best and most beautiful things in this world can not be seen or touched. They must be felt with the heart”

By : SuLtan_nganyeLin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s